Monday, November 22, 2010

Susu Formula Kurang Cocok untuk Bayi Sehat

London, Susu formula sebenarnya diperuntukkan bagi bayi prematur atau kurang berat, tapi untuk bayi sehat sebaiknya jangan buru-buru memberikan susu formula hingga batas pemberian ASI eksklusif. Kenapa susu formula tidak cocok untuk bayi sehat?
Dari penelitian yang dilakukan ilmuwan Inggris ditemukan bila bayi sehat mengonsumsi susu formula maka bisa menyebabkan obesitas yang memicu penyakit jantung dan diabetes nantinya.
Hasil penelitian menyebutkan susu formula yang diperkaya dengan protein, vitamin dan nutrisi lain bila diberikan pada bayi normal maka bisa menyebabkan obesitas (kegemukan) saat anak berusia 5 tahun.
Penelitian itu menemukan bahwa bayi sehat yang diberi susu formula akan mengalami kenaikan berat badan 22 hingga 38 persen lebih cepat ketimbang bayi yang diberi ASI. Ini disebabkan karena bayi menerima terlalu banyak kalori di awal masa pertumbuhannya.
Nah, kondisi inilah yang bisa memicu obesitas pada anak dan meningkatkan berbagai risiko kesehatan terutama penyakit jantung dan diabetes.
Penelitian sebelumnya menunjukkan bahwa 20 persen dari obesitas pada orang dewasa dapat disebabkan oleh kelebihan gizi atau berat badan berlebihan pada awal masa pertumbuhan dan perkembangan bayi.
Susu formula yang telah mengalami pengayaan lebih disarankan bagi bayi yang lahir kurang berat atau prematur dan bukan untuk bayi sehat yang lahir dengan berat badan normal.
“Penelitian ini sebenarnya ingin menyoroti tentang kasus sedikitnya ibu yang mau menyusui ASI kepada bayinya dan justru memberikan susu formula,” jelas pemimpin studi Profesor Atul Singhal dari MRC Childhood Nutrition Research Centre di University College, London, seperti dilansir dari Dailymail, Senin (4/10/2010).
Prof Singhal mengatakan bahwa banyak ibu-ibu yang melahirkan bayi sehat enggan memberikan ASI kepada bayinya dengan berbagai alasan.
Padahal berbagai penelitian menunjukkan bayi yang mengonsumsi ASI dapat mengatur asupan kalori sesuai dengan kebutuhannya masing-masing. Kemampuan ini yang diperkirakan menjadi alasan bayi yang mengonsumsi ASI cenderung kurang memiliki masalah obesitas di kemudian hari.
Dalam hasil penelitian yang telah dipublikasikan pada American Journal of Clinical Nutrition ini, peneliti melakukan studi pada bayi yang baru lahir di berbagai rumah sakit di Cambridge, Nottingham, Leicester dan Glasgow.
Air susu ibu (ASI) merupakan nutrisi yang ideal untuk bayi yang baru lahir. ASI mengandung komponen laktosa, protein dan lemak yang mudah dicerna oleh sistem pencernaan bayi yang baru lahir. ASI juga mengandung semua komponen alami vitamin dan mineral yang dibutuhkan oleh bayi.
Ada banyak keuntungan yang bisa diambil jika ibu memberikan ASI pada bayinya, diantaranya adalah dapat meningkatkan ikatan batin antara ibu dan bayinya. Selain itu ASI juga bisa melindungi bayi dari alergi, asma, diabetes, obesitas dan sudden infant death syndrome (SIDS).
Keuntungan lainnya adalah bayi yang mengkonsumsi ASI selama 6 bulan pertama memiliki tingkat IQ 5-10 kali lebih tinggi dibanding bayi yang tidak mengkonsumsi ASI.
Kontak kulit antara ibu dan bayi bisa meningkatkan emosional antara keduanya dan ASI juga memberikan keuntungan untuk sang ibu, karena bisa membakar kalori ibu dan menurunkan risiko kanker payudara setelah menopaouse nanti.
Sumber: http://www.detikhealth.com/

Sunday, November 21, 2010

Cara Menguruskan Badan Dengan Makanan Organik

Menguruskan Badan Pengalaman dari Iwan yang diceritakan di blognya Ceritanya, suatu hari gw menghadiri acara pinangan salah satu keponakan gw. Tentu saja karena ini acara keluarga, banyak saudara dan handai taulan yang juga hadir di acara tersebut. Yang cukup menyentak, banyak sekali saudara yang bilang kalau saya genduuuuut!
Untungnya, beberapa hari setelah acara itu gw ketemu temen gw yang menawarkan produk Melilea Greenfield Organic (GfO) yang dapat Menguruskan Badan atau Menurunkan Berat Badan. Serta merta gw tanya aja ke temen yang menawarkan produk Melilea tersebut. "Bisa nggak Melilea Greenfield Organic (GfO) ini dipakai untuk menguruskan badan?"
Kawan tersebut menjawab bisa. Dia bilang, Melilea Greenfield Organic (GfO) ini bukan obat-obatan. Ini adalah makanan organik pengganti makanan sehari-hari yang mungkin kurang sehat dan dikonsumsi oleh gw selama ini.
 Lalu bagaimana caranya Melilea Greenfield Organic (GfO) ini bisa membantu menguruskan badan atau menurunkan berat badan gw?
Melilea Greenfield Organic (GfO) ini adalah makanan organik yang juga berfungsi sebagai makanan penyeimbang. Dengan menyeimbangkan asupan, akan diperoleh berat badan ideal yang diinginkan.
Jadi, untuk yang endut kayak gw Greenfield Organic ini bisa dipakai untuk menurunkan berat badan atau menguruskan badan, dan juga dapat dipakai untuk menaikkan berat badan atau menggemukkan badan.
Ga percaya kaaaan?
 Sama kayak gw! gw juga ga gitu percaya kalo ini bisa membantu gw menguruskan badan. Gw udah coba macem-macem obat pengurus badan, udah coba alat kayak stagen yg diiket ke perut, udah coba alat terapi pijat yang juga katanya bisa nurunin berat badan, hasilnya nihil!
Tapi setelah gw coba Dengan Makanan Organik dan Pengalaman Menurunkan Berat Badan Dengan Cepat, setelah sekitar 1 (satu) bulan penuh mengkonsumsi Greenfield Organic, berat badan gw turun 7kg!!!!
Berikut ini cerita cara menguruskan badan dengan makanan organik yang gw lakukan :
1.    Lakukan "puasa organik" untuk mengeluarkan racun tubuh (detoks / detoksifikasi) selama 7 hari.
Dalam puasa organik, setidaknya minimum 7 (tujuh) hari kita berpuasa tidak makan makanan lain selain makanan organik Melilea Greenfield Organic (GfO).
Silahkan baca langkah-langkah dan cara penggunaan Greenfield Organic disini.
2.    Minum air putih setidaknya 3 liter per-hari.
3.    Setelah racun tubuh (toxin) dapat dikeluarkan via fases dalam masa puasa organik, pada saat ini berat badan Anda sudah mulai turun dengan hasil yang berbeda-beda penurunannya.
4.    Lakukan "diet organik" untuk mengembalikan metabolisme tubuh, mengembalikan keseimbangan sistem tubuh untuk 21 hari berikutnya.
5.    Lakukan tahap pemeliharaan untuk mempertahankan berat badan yang telah Anda capai dalam proses pengurusan badan yang telah diperoleh dari cara-cara diatas.
Nah, ternyata setelah cara-cara diatas gw ikuti. Pada minggu pertama saja gw sudah memperoleh penurunan berat badan sekitar 3kg. Dan penurunan hingga 7kg bisa gw capai dalam kurun waktu 1 (satu) bulan dengan cara yang menurut gw nggak terlalu susah ini.
Waktu tulisan ini ditulis, berat badan gw udah turun dari 93kg menjadi 86kg! Dan gw terus menjalankan program ini minimum gw pingin di angka 80-an kg! Ikuti cerita pengalaman gw selanjutnya disini..
Jadi, kalo mau nyoba, silahkan ikuti cara menguruskan badan dengan makanan organik ini sekarang juga!
sumber : blog iwan

Thursday, November 18, 2010

Gampang Lelah? Kenali 14 Penyebabnya!

Apakah akhir-akhir ini Anda cepat merasa capek atau gampang lelah yang diselingi dengan menguap saat beraktivitas. Bisa jadi, rasa kantuk yang terjadi karena Anda tidak cukup tidur, kurang energi, atau bahkan merupakan tanda atau gejala penyakit, seperti anemia.

Waspadalah. Kenali penyebab rasa lelah dengan menyimak 14 poin berikut ini.  Temukan penyebabnya beserta kiat-kiat dalam mengatasinya :

1. Tidak Cukup Tidur
Umumnya orang dewasa membutuhkan tujuh hingga delapan jam sehari untuk tidur. Apabila Anda mengantuk berat saat beraktivitas, bisa jadi karena kualitas dan kuantitas tidur Anda menurun. Hati-hati, karena kurang tidur bisa berakibat buruk pada kesehatan dan konsentrasi Anda.

Cara mengatasinya: buatlah prioritas waktu tidur dan jadwal teratur untuk tidur. Jauhkan laptop, ponsel, atau PDA ketika Anda tidur karena hal itu akan membantu mengurangi gangguan saat tidur.

2. "Sleep Apnea"
Beberapa orang berpikir bahwa mereka sudah cukup tidur. Namun, tak pernah berpikir kalau mereka mengalami sleep apnea. Sleep apnea adalah gangguan tidur yang ditandai dengan kesulitas napas dan terjadi berulang-ulang. Mungkin Anda tidak menyadarinya, tetapi setiap kali muncul gangguan ini kualitas tidur akan menurun. Hal ini menyebabkan Anda tetap merasa kurang tidur meski sudah menghabiskan waktu delapan jam untuk istirahat.

Sleep apnea juga berkaitan dengan berbagai penyakit, seperti hipertensi, gangguan jantung, diabetes, dan stroke. Sleep apnea terjadi akibat penyempitan saluran napas selama tidur. Akibatnya, pasokan oksigen akan berulang kali terhenti sepanjang malam.

Cara mengatasinya: kurangi berat badan bila anda kegemukkan, berhenti merokok, dan cobalah tidur menggunakan alat bantu yang disebut CPAP yang  menjaga Anda tetap bernapas sepanjang malam.

3. Kekurangan Energi
Makan yang terlalu sedikit menyebabkan tubuh gampang lelah, tetapi menyantap makanan yang salah juga dapat menjadi masalah. Diet seimbang membantu menjaga kadar gula darah Anda dalam rentang normal dan mencegah rasa lelah ketika gula darah Anda menurun.

Cara mengatasinya: selalu sarapan setiap pagi dan mencoba menambahkan protein dan karbohidrat kompleks di setiap makanan. Misalnya, makan telur dengan roti gandum. Anda juga dapat mengonsumsi makanan selingan untuk menjaga energi sepanjang hari.

4. Anemia
Anemia merupakan penyebab utama kelelahan pada wanita. Mengeluarkan darah selama menstruasi dapat menyebabkan kekurangan zat besi. Sel-sel darah merah sangat diperlukan tubuh karena mereka membawa oksigen ke jaringan dan organ.

Cara mengatasinya: anemia biasa disebabkan kurangnya zat besi. Ada baiknya Anda mengakali dengan minum suplemen zat besi dan makan makanan yang kaya zat besi, seperti daging, hati, kerang, kacang-kacangan, dan sereal yang diperkaya zat besi.

5. Depresi
Anda mungkin berpikir depresi hanyalah gangguan emosi. Namun, ternyata hal ini juga berhubungan dengan gejala fisik. Salah satu gejala fisik yang paling umum adalah kelelahan, sakit kepala, dan kehilangan nafsu makan. Jika Anda tetap merasa lelah dan murung selama lebih dari dua minggu, sebaiknya berkonsultasi dengan dokter.  

Cara mengatasinya: depresi dapat diatasi melalui psikoterapi dan pengobatan secara medis.

6. Hypothyroidism
Tiroid adalah kelenjar kecil di pangkal leher Anda. Organ ini berfungsi mengendalikan metabolisme tubuh dan mengatur kecepatan tubuh mengubah makanan menjadi energi. Ketika kelenjar ini tidak berfungsi dengan baik dan fungsi-fungsi metabolisme dalam tubuh berjalan lambat, Anda mungkin merasa lemas dan bertambah gemuk.

Cara mengatasinya: apabila tes darah menunjukkan hormon tiroid Anda sedang rendah, dokter akan meresepkan hormon sintetis untuk mengembalikan kinerja tubuh Anda.

7. Kebanyakan Menenggak kafein
Mengonsumsi kafein dalam dosis wajar dapat meningkatkan kewaspadaan dan konsentrasi. Namun, terlalu banyak kafein dapat meningkatkan denyut jantung, tekanan darah, dan kejang. Berdasarkan penelitian, mengonsumsi kafein terlalu banyak juga dapat menyebabkan kelelahan pada beberapa orang.

Cara mengatasinya: secara bertahap kurangi konsumsi kopi, teh, cokelat, minuman ringan, dan setiap obat yang mengandung kafein. Menghentikan secara tiba-tiba dapat menyebabkan penarikan kafein dan kelelahan berlebihan.

8.  Infeksi Saluran Kemih
Jika pernah mengalami infeksi saluran kemih (ISK), Anda mungkin mengalami rasa sakit seperti terbakar. Namun, infeksi ini tak selalu ditunjukkan dengan gejala tersebut. Dalam beberapa kasus, kelelahan mungkin satu-satunya tanda Anda terkena ISK. Anda dapat melakukan tes urine untuk memastikan ISK.

Cara mengatasinya: periksa ke dokter. Obat-obat jenis antibiotik dapat diresepkan untuk mengatasi ISK dan kelelahan biasanya akan hilang setelah sekitar seminggu.

9. Diabetes
Penderita diabetes umumnya memiliki kadar gula darah tinggi, tetapi gula darah ini tetap berada dalam aliran darah dan tidak masuk ke dalam sel-sel sehingga tidak dapat diubah menjadi energi.

Alhasil, tubuh bisa kehabisan energi meskipun Anda cukup makan. Jika Anda sering mengalami kelelahan tanpa sebab, minta dokter Anda untuk melakukan tes diabetes.

Cara mengatasinya: pengobatan diabetes dengan cara mengubah gaya hidup, seperti diet dan olahraga, terapi insulin dan obat-obatan dapat membantu tubuh dalam memproses gula.

10. Dehidrasi
Kelelahan bisa jadi tanda Anda terkena dehidrasi. Meskipun Anda bekerja di luar atau berkutat di atas meja, tubuh tetap membutuhkan air untuk bekerja dengan baik dan tetap tenang. Tanda-tanda orang dehidrasi ialah Anda mengalami kehausan.

Cara mengatasinya: minumlah air sepanjang hari sehingga urine Anda bewarna terang. Minimal dua gelas air setiap satu jam atau mengonsumsi air lebih banyak sebelum melakukan aktivitas fisik yang sudah direncanakan. Kemudian, lanjutkan latihan Anda lalu minumlah dua gelas lagi.

11. Penyakit Jantung
Ketika Anda merasa kelelahan akibat kegiatan rutin, seperti membersihkan rumah atau menyiangi halaman, bisa jadi itu pertanda jantung tidak bekerja dengan baik. Jika ternyata kegiatan sehari-hari yang mudah pun semakin sulit untuk dilakukan, segeralah berkonsultasi kepada dokter.

Cara mengatasinya: mengubah gaya hidup, menjalani pengobatan, dan ikutilah prosedur dari terapi yang Anda jalankan untuk membuat jantung Anda pada kondisi lebih baik sekaligus mengembalikan energi Anda.

12. Kerja "Shift"
Bekerja malam atau melakukan kerja shift dapat mengganggu jam tidur Anda. Anda mungkin merasa lelah ketika harus terjaga. Dan, Anda mungkin mengalami kesulitan tidur di siang hari.

Cara mengatasinya: batasi aktivitas pada siang hari ketika Anda perlu istirahat. Ciptakanlah suasana kamar tidur menjadi gelap, tenang, dan sejuk.

13. Alergi Makanan
Beberapa dokter percaya ketidaksadaran akan alergi pada jenis makanan tertentu dapat membuat Anda mengantuk. Jika intensitas kelelahan meningkat setelah makan, mungkin anda harus memerhatikan jenis makanan yang mungkin tak menyebabkan Anda gatal-gatal, tetapi cukup membuat Anda mengantuk.

Cara mengatasinya: cobalah untuk berhenti menyantap salah satu jenis makanan untuk melihat apakah itu berkorelasi meningkatkan kelelahan pada diri Anda. Anda juga dapat meminta dokter untuk melakukan tes alergi makanan.

14. Fibromyalgia dan CFS
Jika kelelahan Anda berlangsung lebih dari enam bulan dan sangat parah sehingga Anda tidak dapat mengatur kegiatan sehari-hari, sindrom kelelahan kronis (chronic fatigue syndrome/CFS) atau fibromyalgia adalah suatu kemungkinan. Keduanya dapat memiliki berbagai gejala, salah satu yang utama adalah kelelahan.

Cara mengatasinya: meski tidak ada penyembuhan cepat untuk CFS atau fibromyalgia, penderita justru mendapat keuntungan dari perubahan jadwal harian, yaitu belajar memperbaiki kebiasaan tidur menjadi lebih baik dan memulai  program latihan yang ringan.

Kiat Mengurangi Kelelahan

Jika Anda merasa lelah, tetapi tidak ada hubungannya dengan kondisi medis, mungkin salah satu solusinya adalah olahraga. Penelitian menunjukkan, orang dewasa sehat tetapi kerap merasa lelah bisa memperoleh tambahan energi signifikan dari program latihan sederhana.

Dalam sebuah penelitian, peserta mengendarai sepeda statis selama 20 menit dengan kecepatan ringan. Melakukan jenis latihan ini selama tiga kali seminggu sudah cukup untuk mengobati kelelahan.